Wednesday

CINTA ?

Bismillah.




Apa yang saya boleh simpulkan, cinta boleh membuatkan seseorang itu lemas di dalam dunia khayalan yang tak pernah realistik.  maka saya simpulkan, cinta tak pernah rasional dan realistik,

HAKIKAT CINTA OLEH HAMKA


Manusia tidak jatuh kedalam cinta
Dan tidak juga keluar dari cinta
Tapi manusia tumbuh dan besar dalam cinta
Cinta dibanyak waktu dan peristiwa

Orang selalu berbeda mengartikannya
Tak ada yang salah tapi
Tak ada yang benar sempurna penafsirannya
Karena cinta selalu berkembang

Ia seperti udara yang mengisi ruang kosong

Cinta juga seperti air
Yang mengalir kedataran yang lebih rendah
Tapi ada satu yang bisa kita sepakati bersama
Bahwa cinta akan membuat kita berbuat lebih sempurna
Cinta akan membawa sesuatu menjadi lebih baik

Mengajarkan pada kita
Betapa besar kekuatan yang dimilikinya
Paling tidak cinta membuat dunia
Yang bising dan penat ini terasa indah

Cinta mengajarkan pada kita
Bagaimana harus berlaku jujur dan berkorban
Berjuang dan menerima, memberi dan mempertahankan

Cinta adalah kaki-kaki
Yang melangkah membangun samudera kebaikan

Cinta adalah tangan-tangan
Yang merajut hamparan permadani kasih sayang

Cinta adalah hati yang selalu berharap
Mewujudkan dunia serta kehidupan menjadi lebih baik


Saya berjanji pada diri saya ; Pada saat ini saya tidak mahu jatuh cinta pada sesiapa. Saya tidak mahu cintakan sesiapa. Biarlah, ini pendirian saya. Saya merasa bahagia dengan diri saya sekarang. Mungkin suatu masa nanti apabila saya membaca post ini, saya pasti akan tergelak kembali. Biarlah, saya ingin mengejar cinta dan perhatian Allah terlebih dahulu. Mungkin, suatu saat nanti, Allah akan mengizinkan saya untuk mencintai sseorang pula. Saya lebih suka begini, tidak perlu risau tentang cinta.

Selamat tinggal, cinta~

Tuesday

Sunyikah Saya ?



Sunyikah Saya ?







Bismillah. Dengan nama Tuhan yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, coretan ini dimulakan. 

Post ini dibuat ketika saya sedang berseorangan di dalam sebuah pejabat pentadbiran, sunyi dan sepi saya rasakan tatkala saya ditinggalkan keseorangan di sini, staff 'office' yang lain kesemuanya keluar, menikmati makan tengahari barangkali. Lalu saya dibiarkan keseorangan, tiada sesiapa disisi, hanya komputer dan lambakan fail kes yang menemani diri. Sungguh, di saat ini yang saya rasakan hanya dua ;

1. Gembira kerana saya diberi peluang untuk menyendiri ; suatu hal yang saya amat suka, berbanding berada dalam keriuhan manusia yang ramai.

2. Sayu.

Perasaan yang pertama saya tidak mahu hurai panjang, Ye saya sememangnya sangat gembira jika saya dibiarkan sendirian, seolah-olah saya bebas untuk berbuat apa sahaja, walaupun hakikatnya saya sekarang sedang berada tempoh 'internship'. Anehkah saya jika saya katakan ; saya suka dibiarkan menyendiri di dalam office bertemankan lambakan fail ? tiada sesiapa disini. Benar, hanya saya seorang. Tetapi saya 'happy'. Saya gembira berada dalam keadaan sebegini. saya punya masa dan ruang untuk menyendiri ; suatu hal yang saya sangat suka.


Tetapi pada masa saya menikmati kegembiraan saya, pada masa yang sama saya juga dipagut rasa sayu yang sangat mendalam. Entah kenapa, di dalam hati saya, saya merasakan seolah-olah saya sedang bertarung dengan satu perasaan yang sangat hebat, sukar untuk saya gambarkan bagaimanakah keadaan hati saya tika ini ? Adakah saya sebenarnya sedang kesunyian ; maka sebab itu saya merasa sayu ?

Sunyikah hati saya tika ini ? Bukankah sepatutnya saya merasa bahagia, kerana saya tahu walau hakikatnya saya ditinggalkan bersendirian, Tuhan masih memerhatikan gerak geri saya, bahkan Dia Maha Tahu apa yang saya fikirkan saat ini, atau apa sahaja fikiran dan lintasan hati saya ?

Dimanakah Tuhan di hati saya ; sehingga saya membenarkan diri saya mengatakan saya kesunyian ?